Minggu, 27 Februari 2011

Kaktus Berjalan Hidup 520 Juta Tahun Lalu

KOMPAS.com — Dugaan para ilmuwan bahwa artropoda atau hewan berbuku-buku berevolusi dari lobopodia atau sejenis cacing mulai menemukan titik terang. Penemuan fosil yang diberi nama "kaktus berjalan" diharapkan menjadi jawabannya.
Sebuah fosil makhluk serupa cacing berkaki 10 yang hidup 520 juta tahun lalu diduga sebagai mata rantai penghubung dalam sejarah evolusi serangga, laba-laba, dan krustasea. Makhluk yang disebut kaktus berjalan itu termasuk kelompok hewan serupa cacing disebut lobopodia, yang diduga sebagai asal-usul artropoda.
"Penemuan kaktus berjalan sangat penting karena sebelumnya kami belum menemukan fosil yang dapat dijadikan acuan dugaan kami," kata Jianni Liu, pemimpin tim peneliti yang melakukan studi terhadap fosil tersebut.
Sebelum penemuan kaktus berjalan, Diania cactiformis, semua anggota lobopodia memiliki tubuh dan tungkai yang lunak. Sementara hewan artropoda memiliki tubuh yang bersegmen (berbuku-buku) serta tungkai yang menyatu dan terlindungi cangkang keras.
Petunjuk evolusi artropoda hingga saat ini terdapat pada cacing beludru yang disebut-sebut sebagai satu-satunya keluarga terdekat bagi seluruh artropoda. Setelah sebelumnya sempat diduga sebagai siput, hewan yang hidup di tanah ini hampir seluruh bagian tubuhnya lunak, kecuali cakar dan rahangnya.
Menurut Graham Budd, profesor paleobiologi di Uppsala University, Swedia, yang tidak terlibat dalam studi, penemuan kaktus berjalan akan mengisi sejarah evolusi di antara cacing beludru dan artropoda modern, yang dalam hal jumlah dan keragamannya merupakan kelompok hewan terbesar di bumi.
Namun, ia belum yakin kaki keras pada kaktus berjalan diwariskan langsung pada hewan artropoda modern. "Sebagai contoh, bisa saja kaktus berjalan bukan relasi dekat artropoda modern dan kaki kerasnya telah berevolusi berkali-kali. Selain itu, mungkin juga tubuh artropoda primitif mengeras sebelum kakinya," kata Budd.
Oleh karena itu, Budd mengatakan masih ingin melihat bukti lebih lanjut pada materi-materi fosil yang akan datang. Fosil-fosil baru, terutama yang berasal dari China, telah membantu memperjelas sejarah evolusi artropoda. Selama lebih kurang satu dekade ini, para ilmuwan telah memiliki beberapa konsensus tentang sejarah itu. (National Geographic Indonesia/Agung Dwi Cahyadi)

Misteri Matinya 100 Paus

WELLINGTON, KOMPAS.com — Lebih dari 100 ikan paus pilot mati karena terdampar secara massal di satu pantai terpencil di Selandia Baru, kata beberapa pejabat pelestarian alam, Senin (21/2/2011).
Beberapa pendaki pada Minggu (20/2/2011) juga menemukan 107 ikan paus yang terdampar di pantai Stewart Island, di lepas pantai di sebelah barat daya South Island.
Beberapa ikan paus dilaporkan sudah mati, dan petugas DOC harus menyuntik mati 48 ikan paus lainnya sebab tak ada harapan untuk bisa mengirim mereka ke laut lagi.
"Kami segera menyadari bahwa diperlukan setidaknya 10 sampai 12 jam sebelum dapat mengirim mereka kembali ke laut, dan mengingat cuaca panas, kering, banyak ikan paus lagi akan mati," kata petugas.
Juru bicara DOC mengatakan, topan juga menerjang pantai di dekat Mason Bay, tempat ikan paus tersebut terdampar, sehingga berbahaya jika orang berusaha mengembalikan ikan paus itu ke laut. "Kami khawatir akan membahayakan keselamatan staf dan relawan," katanya.
Ikan paus pilot dengan panjang tubuh sampai enam meter adalah makhluk mamalia laut yang biasa terlihat di perairan Selandia Baru.
Peristiwa ikan paus terdampar massal biasa terjadi di pantai yang menghampar di negeri tersebut. Awal Februari, 14 ikan paus mati setelah terdampar di pantai di dekat kota wisata Nelson di South Island. Sebelumnya, 24 ikan paus mati bulan Januari di dekat Cape Reinga di bagian utara jauh negeri itu.
Apa penyebabnya?
Para ilmuwan tak yakin penyebab kematian ikan paus pilot itu karena membiarkan diri mereka terdampar di pantai, alias bunuh diri massal. Mereka berspekulasi, itu mungkin terjadi ketika suara bergemuruh di air dangkal.
Spekualasi lain, ada rombongan ikan paus pilot yang sakit bergerak menuju pantai dan yang lain mengikuti hingga terdampar. Namun, penyebab pastinya masih misteri hingga kini.

Api terjun

KOMPAS.com — Melihat air terjun mungkin sudah hal biasa. Namun, bagaimana dengan "api terjun"? Inilah fenomena unik yang bisa dilihat di Horsetail Falls di Yosemite National Park, California. Api terjun itu terdapat di gugusan pegunungan Sierra Nevada, sebelah barat Danau Tahoe, memiliki ketinggian 2.000 kaki atau sekitar 600 meter.
"Api terjun" pada dasarnya merupakan air terjun, tetapi unik karena mendapatkan ekspos sinar matahari senja sehingga berkilauan kuning keemasan. Peristiwa ini sangat langka dan cuma beberapa hari dalam setahun, biasanya di bulan Februari, sinar matahari akan menyorot air terjun, menciptakan cahaya oranye bak api yang memukau.
Fenomena api terjun paling tepat disaksikan pukul 17.30 waktu setempat. Saat itu, cahaya matahari senja tepat menyinari batuan di sekitar air terjun. Di situlah keajaiban alam terjadi dan iluminasi natural tercipta. Namun, hal tersebut sulit disaksikan sebab memang merupakan salah satu fenomena alam yang paling jarang.
Josh Anon, warga San Fransisco, berhasil mengabadikan fenomena "api terjun" itu. "Jika jumlah air cukup dan langit cukup cerah untuk mendapat cahaya matahari senja, matahari akan ada pada sudut yang tepat untuk menyinari air dan membuatnya bersinar," katanya.
Ia mengatakan, sulit untuk mendapat kesempatan menyaksikannya. "Ketika surya mulai tenggelam, air bersinar sedikit dan berwarna kuning. Kemudian, secara tiba-tiba air bersinar dan tampak seperti lava," kata Anon.
Yosemite National Park yang merentang sepanjang 3.000 kilometer menarik 3,5 juta wisatawan tiap tahunnya. Api terjun adalah salah satu pesonanya. Api terjun bisa dicapai dengan mendaki ke arah utara Twin Bridge lewat rute 50 AS.

Sabtu, 26 Februari 2011

Tukar link YUk

Mau tukar LINK,Copas kode di SINI


Minggu, 23 Januari 2011

D.Gray-man

D. Gray-man

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
D.Gray-man adalah manga karya Katsura Hoshino yang diterbitkan Weekly Shonen Jump sejak tahun 2004. D.Gray-man sudah diadaptasi menjadi versi anime.

Sinopsis

Cerita ini mengambil latar Eropa (fiktif) abad ke-19 (tepatnya pada tahun 1891) dimana Exorcist dan Akuma eksis. Tugas Exorcist adalah membasmi Akuma yang diciptakan Earl of Milennium dari kesedihan umat manusia. Tokoh utama manga ini adalah pemuda berusia 15 tahun bernama Allen Walker yang sedang menuju Markas Besar Black Order dimana semua exorcist bekerja. Setelah masuk Black Order, Allen menjumpai banyak kawan dan lawan yang harus dihadapi, seperti Klan Noah dan juga Earl of Milennium.

Karakter

  • Allen Walker
Diadopsi oleh Mana Walker pada tanggal 25 Desember. Pemuda berambut putih ini merupakan exorcist termuda di Black Order. Dia mempunyai tanda kutukan di mata sebelah kirinya yang didapat dari ayah angkatnya, Mana Walker. Walaupun mata kirinya adalah kutukan, Allen menganggapnya sebagai anugerah Tuhan untuk melawan Earl of Milennium. Allen dulunya mencoba menghidupkan kembali ayahnya dengan bantuan Earl of Milennium. Setelah kejadian itu, Allen ditemukan Jenderal Marian Cross, yang merupakan Jenderal Black Order dan melatihnya menjadi exorcist.
Innocence Allen adalah tipe parasit yang terletak di tangan kirinya, yang bernama Crown Clown. Allen juga diramalkan sebagai The Destroyer of Time yang kelak akan mengalahkan Earl. Exorcist yang makannya sangat banyak ini sangat ahli dalam bermain poker karena masa lalunya yang "kelam" dengan Jenderal Cross. Ketika bermain poker, kepribadiannya berubah 180 derajat menjadi "Black Allen". Allen sepertinya punya perasaan kepada Lenalee.
  • Lenalee Lee
Sejak kedua orang tuanya meninggal karena Akuma, Lenalee dibawa ke Black Order karena terbukti bisa berakomondasi dengan Innocence. Dia hanya setahun lebih tua daripada Allen. Lenalee sangat perhatian kepada teman-temannya, sehingga dia sempat marah kepada Allen yang ceroboh. Innocence Lenalee adalah Dark Boots, sepatu yang membuatnya melayang di udara seperti kupu-kupu dan mengancurkan lawan.
Saat melawan Akuma level 3, rambut Lenalee yang panjang terpotong menjadi sangat pendek, bahkan Innocencenya pun hancur. Lenalee mempunyai kakak bernama Komui Lee yang juga bekerja di Black Order bagian Sains. Perempuan berkelahiran 20 Februari ini berpendapat, baginya Black Order dan orang-orang di dalamnya adalah keluarganya, sehingga ia lebih rela dunia ini hancur daripada orang-orang yang disayanginya tewas. Lenalee pernah bermimpi duduk dikelilingi tumpukan mayat.
  • Kanda Yuu
Exorcist yang berasal dari Jepang ini sangat dingin dan cepat marah. Dia tidak suka pada Allen yang dianggapnya terlalu naif dan memanggil Allen dengan sebutan moyashi (beansprout/taoge). Kanda mempunyai kemampuan penyembuhan yang lebih cepat daripada orang biasa, dan hal itu sepertinya berkaitan dengan jam pasir berisi bunga teratai di dalam kamarnya. Dan jika ia menggunakan kemampuan dari jam pasir berisi bunga teratainya tersebut, umurnya akan semakin berkurang. Jika kelopak terakhir dari bunga teratainya gugur, maka ia akan mati. Tapi, pemuda berkelahiran 6 Juni ini berniat tidak akan mati sebelum menemukan orang yang dicarinya. Innocence Kanda teretak pada pedangnya yang dinamakan Mugen.
  • Lavi
Ceria dan easy going merupakan sifat menonjol dari pemilik kemampuan photographic memory ini. Sebagai calon penerus Bookman, ia diingatkan untuk tidak melibatkan diri terlalu jauh supaya tetap obyektif sebagai pencatat sejarah. Dulunya Lavi dingin meski bibirnya selalu menyunggingkan senyum. ia berubah setelah membunuh Dag, finder sekaligus sahabatnya yang menjadi Akuma. Lavi yang tenang menjadi emosional ketika temannya dalam bahaya dan membuatnya lupa dengan nasihat Bookman. Innocencenya adalah palu yang dapat mengecil dan membesar, serta memanjang dan memendek yang bernama Ozuchi Konduchi.
Lagu Pembuka:
  1. Innocent Sorrow—Abingdon Boys School
  2. Brightdown—Tamaki Nami
  3. Doubt and Trust—Acces
  4. Gekidou—UVERworld
Lagu Penutup:
  1. Snow Kiss
  2. Pride of Tomorrow
  3. Yume no Tsuzuki
  4. Antoniette Blue
  5. Anata ga Koko ni Iru Ryuu—Rie Fu
  6. Wish—Sowelu
  7. Regret—Mai Hoshimura
  8. Chaging—Stephanie

Klik Untuk Tukar Link